ANALISIS KEMANDIRIAN PEMBIAYAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH HALMAHERA UTARA

  • John F. Sonoto Universitas Hein Namotemo
Keywords: rasio kemandirian, rasio efisiensi dan efektifitas, rasio aktivitas, rasio pertumbuhan dan rasio kontribusi

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja keuangan yang diperoleh dari pendapatan asli daerah dengan menggunakan alat analisis rasio keuangan dalam rangka penilaian tingkat kemandirian keuangan daerah Halmahera Utara dalam membiayai penyelenggaraan otonomi daerah, pada Pemerintah Daerah Halmahera Utara. Alat analisis yang digunakan adalah menggunakan analisis rasio keuangan yakni analisis rasio kemandirian, rasio efisiensi dan efektifitas serta analisis rasio aktivitas. Sampel yang baru dapat diperoleh dan digunakan adalah data keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Halmahera (APBD) Utara tahun 2008, 2009, dan 2010, sedangkan data tahun 2011. Kinerja Pendapatan Asli Daerah selalu dikaitkan dengan bagaimana  kerja pemerintah daerah menggali potensi sumber daya yang dimilikinya untuk dapat membiayai penyelenggaran pemerintah bagi kesejahteraan masyarakat Halmahera utara. Hasil penelitian perhitungan rasio keuangan (Finansial Ratio) pada APBD Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara periode 2008 – 2011, maka penulis menyimpulkan bahwa pemerintah kabupaten Halmaera Utara belum mandiri.

Author Biography

John F. Sonoto, Universitas Hein Namotemo

Program Studi Akuntansi

Published
2018-05-09