TANTANGAN GMIH DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI DAN DAN PEMBANGUNAN DI MALUKU UTARA PASCA KONFLIK

  • Junsal Efendy Duan Universitas Hein Namotemo
Keywords: Konflik, GMIH, Globalisasi

Abstract

Gereja Masehi Injili di Halmahera atau GMIH sebagai sebuah organisasi menghadapi kenyataan yang paradoks. Sebagai sebuah prnata ilahi, sekaligus merefleksikan pranata sosial. Oleh karena itu, di satu sisi GMIH dituntut mewujudkan ajaran-ajaran Yesus Kristus bagi umatnya, di sisi lain GMIH harus berperan aktif untuk masyarakat di Maluku Utara. Dalam keberadaanya tersebut GMIH pun menghadapi tantangan yang cukup besar.  Perubahan sosial, ekonomi dan politik sepanjang sejarah dan menguatnya kapitalisme yang bermuara pada konflik horizontal menuntun GMIH pada keinginan sebuah perubahan yang lebih baik. Perubahan tersebut melalui penataan organisasi, iman dan ajaran dan sejumlah perbaikan dibidang lainnya adalah wujud dari tujuan tersebut.

Published
2017-11-12
Section
Articles